VIVA   – Merek otomotif China berkompetisi di pasar otomotif nasional dengan  menawarkan beragam jenis mobil di Indonesia. Menariknya, banderol untuk memiliki kendaraan itu dapat lebih terjangkau dibandingkan produk-produk dri negara lainnya.

Sebagai ilustrasi, jika di segmen medium multi purpose vehicle (MPV) atau mobil keluarga kelas menengah banderolnya dimulai dari Rp300 jutaan, maka merek Wuling menjual Cortez CT dengan harga mulai dari Rp200 jutaan, atau tepatnya Rp209 juta buat type S bertransmisi manual, serta Rp233 juta versi CVT.

Jika dibandingkan dengan varian tertinggi Cortez, yakni type D CVT, maka tipe baru bertransmisi manual itu, memiliki perbedaan dan Rp81 juta. Sementara yang memakai transmisi otomatis CVT memiliki selisih harga Rp57 juta.

Baca juga: Mobil Bekas Merek Amerika Ini Dijual Online, Ada Tapinya

Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko mengatakan, ada perbedaan signifikan antara Cortez CT type H yang dijadikan produk entry level medium MPV dengan varian lainnya, mulai dari harga sampai dengan fitur-fitur yang disematkan di dalamnya.

“Secara keseluruhan, driving really feel -nya relatif sama, karena dimensi dan powertrainnya sama. Tuk Cortez CT type S terkadang cost reduction-nya kebanyakan segi estetik, ” tuturnya kepada VIVA Otomotif, Sabtu 25 Juli 2020.

Danang mengatakan, dari sisi ekseteriornya terlihat cukup jelas perbedaan varian paling bawah dengan tipe Cortez bermesin turbo lainnya, mulai dari tidak adanya foglamp, sunroof, antena sirip hiu, serta spion yang tidak bisa dilipat secara elektrik.

Sementara di kabin varian baru itu, kata dia, tidak lagi ditemukan lampu ambience LED, pengaturan kursi elektrik, pengaturan AC digital, start/stop engine , pengaturan audio dari setir, softouch dasbor lalu dinding pintu seperti di Cortez Turbo varian lainnya.

“Untuk rem, ABS dan EBD masih ada dan masih pakai cakram untuk empat roda. Tetapi, stability control dan traction contro l, terus eletric parking brake lalu sensornya juga enggak ada. Oleh karena itu ini lumayan memangkas biayanya, ” paparnya.