VIVA   –Selain membayarnya secara tunai, sistem nama mobil kini banyak dipakai oleh pembeli kendaraan baru di dalam negeri. Tak heran, semua merek otomotif sudah menyiapkan fasilitas pembiayaan tersebut.

Ketika membeli mobil baru, dalam brosur lazimnya tercantum harga kendaraan jika dibayar secara tunai, serta perhitungan kredit untuk mereka yang sanggup membayarnya dengan sistem kredit. Meski sudah ditambah nominal bunga, angka-angka di tabel angsuran memang jauh bertambah kecil dibandingkan versi lunasnya.

Di sisi lain, nilai di tabel cicilan bisa menjelma perkiraan konsumen untuk melakukan perkiraan terlebih dahulu. Tentunya nominal dengan lebih kecil, bisa menjadi magnet bagi konsumen untuk melakukan transaksi pembelian mobil baru. Cara ini seperti yang dilakukan oleh DFSK.

Tanda otomotif Tiongkok ini, menawarkan kredit Rp2 juta setiap bulan buat pembelian mobil niaga DFSK Supercab dan Gelora. Jika membelinya dengan tunai, konsumen harus menyiapkan pemberian mulai dari Rp132 jutaan untuk versi pikap, dan Rp169 jutaan di model blind van.

Bagi yang mencari kendaraan jenis sport utility vehicle alias SUV, harus menyiapkan cicilan yang lebih besar, yakni Rp3 juta di setiap bulannya. Penawaran itu berlaku buat menebus mobil DFSK Glory 560.

Konsumen yang mengidam-idamkan SUV dengan perintah suara, bisa memiliki  Glory i-Auto. Seperti jejeran produk lainnya, mobil baru itu bisa dikredit dengan angsuran Rp4 jutaan setiap bulannya.  

PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi mengatakan, skema cicilan untuk pembelian mobil baru DFSK itu berlaku untuk transaksi dari  1-28 Desember 2020 di 90 jaringan resmi di berbagai provinsi Negara.

“Kami mengalami di momen akhir tahun & awal tahun, biasa konsumen memiliki banyak kebutuhan yang harus dipenuhi termasuk untuk urusan pembelian kendaraan baru untuk berbagai keperluan, ” ujarnya dalam keterangan yang dikutip VIVA Otomotif , Selasa 1 Desember 2020.

Baca juga: Selebgram Buang Mobil BMW ke Sungai Perlu Konten, Ditangkap Polisi.