VIVA   –  Indonesia masuk dalam jadwal negara yang berada di dunia tropis, hanya ada musim abu dan kemarau. Keduanya menjadi tantangan bagi para pengendara motor.

Saat hujan, pengendara harus berhati-hati dengan licinnya jalan serta mengenakan jas hujan agar tak basah serta terserang penyakit. Tengah, ketika musim kemarau tiba dengan terjadi justru kebalikannya.

Dilansir  VIVA Otomotif  dari laman Wahana Honda , Senin 20 Juli 2020, dehidrasi dan debu menjadi musuh utama para pemotor di Tanah Cairan saat musim kemarau.

Hal itu dikarenakan motor tidak dibekali pelindung pondong seperti mobil  yang bisa menahan terik sinar matahari, serta kaca dan penyejuk udara untuk mendirikan perjalanan jadi lebih nyaman.

Ada beberapa hal dengan harus diperhatikan para pengendara mesin, saat beraktivitas di jalanan selama musim kemarau, yakni:

Banyak minum untuk menghindari dehidrasi

Selalu beristirahat saat menyelenggarakan perjalanan jauh, dan minum cairan putih untuk menjaga cairan awak. Tubuh bakal sering berkeringat, dengan bisa membuat cairan tubuh berkurang dan memicu turunnya konsentrasi.

Pakai jaket dengan warna cerah

Jaket yang berwarna gelap mengarah menyerap panas, sehingga membuat kamu mudah kegerahan. Pastikan jaket mempunyai pori, agar sirkulasi udara oleh karena itu lebih lancar.

Pakai  masker  dan kaca helm

Dua objek itu dapat menghalau debu merembes ke mata atau hidung. Selain itu,   masker   dan kaca helm juga amuh untuk mencegah kamu tertular virus  COVID-19.