VIVA   – Sekitar ini, kita mengenal ustaz tol sebagai jalur selamat hambatan. Meski ruang untuk kendaraan melintas lebih luas dibandingkan jalan raya ijmal, namun bukan berarti risiko kecelakaan menurun. Lantas, kok demikian?

Praktisi dari Safety Driving Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana mengatakan, karakterisitik jalan pungutan yang lebar dan sepi membuat pengemudi kendaraan justru merasa terlena. Sehingga, sulit untuk menjaga fokus pandangannya.

Itulah kok, Sony mengingatkan, penumpang dengan menemani pengemudi sebaiknya tanpa tertidur saat mobil memasuki jalan tol. Sebab, di kondisi tersebut, penumpang bisa berperan sebagai ‘pengingat’ masa pengemudi mulai terlihat cuai.