VIVA   –  Ojek online atau Ojol maupun ojek pangkalan, diperbolehkan angkut penumpan di masa Pembatasan Sosial Berskala Tidak kecil (PSBB) Transisi di Jakarta saat ini. Mereka pun mengaku bersyukur karena keputusan itu.

Saat diskusi Indonesia Lawyers Club, tvOne , Selasa 9 Juni 2020, salah satu Ojol, Ginanjar mengungkapkan, keputusan itu memberikan harapan baru kepada pra Ojol. Khususnya untuk bisa bertahan di tengah pandemi Virus Corona atau COVID-19 saat ini.

“Sekarang setiap bangun tidur kita punya harapan baru, ” ujarnya.

Meski demikian dia mengatakan, kondisi penumpang saat ini sudah tidak seperti sebelum pandemi Corona. Terlebih lagi, pelanggan utama mereka belum kembali beraktivitas dengan normal.

“Sekarang (Penumpang) apa yang mau diangkut. Tapi alhamdulillah (Bisa angkut penumpang), ” tambahnya.

Ginanjar menjelaskan, pada masa PSBB transisi ini aktivitas sekolah dan bisnis belum normal. Sehingga, order -an penumpang dari pelanggan utama mereka yang notabene adalah pekerja dan anak sekolah belum maksimal.

Baca juga:   Youtuber Paling Cuan di Indonesia Bisa Beli Mobil Sport Tiap Bulan

Hal itu diperparah, dengan banyaknya pekerja yang dirumahkan atau kena Pemutusan Hubungan Kerja karena perusahaannya terdampak COVID-19.

“Hari ini nihil, kemarin 4 order -an. Alhamdulilah nihil tapi bangun tidur semangat ada harapan, ” ungkapnya.

Karena itu dia berharap, kedua aktivitas tersebut segera kembali habitual. Sehingga penghasilan mereka pun boleh terdongkrak.

Pantau berita terkini di VIVA terkait Hsv Corona