VIVA   –  Meski pemerintah resmi melarang warga Ibu Praja untuk mudik saat ramadhan kemarin, namun nyatanya tidak sedikit dengan melanggar. Berbagai cara mereka lakukan, agar bisa tiba di wilayah halaman.

Mulai daripada bersembunyi di dalam mobil yang sedang diderek, hingga menumpang travel gelap melewati jalur tikus, agar terhindar dari pemantauan petugas.

Saat lebaran usai, mereka kemudian berupaya untuk kembali ke Jakarta. Namun, Gubernur DKI, Anies Baswedan dengan tegas melarang sapa saja yang tidak berkepentingan, untuk sementara masuk atau keluar Jakarta.

Bila memang perlu, maka warga perlu mengurus Surat Izin Keluar Mendalam atau SIKM. Nantinya, mereka susunan menunjukkan surat tersebut ke petugas di pos pemeriksaan, untuk mendapatkan akses ke DKI.

Sama seperti sebelum lebaran, beberapa pemudik tetap nekat menuju Jakarta tanpa membawa SIKM. Aksi itu terlihat di tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah. Uniknya, mereka pula punya modus untuk mengelabui penjaga.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengucapkan, sejak Selasa hingga Kamis kemarin sudah 1. 618 kendaraan yang diminta untuk putar balik di lokasi tersebut.

“Sudah diputarbalikkan 1. 618 kendaraan, ini karena pelat asing Jateng dan tidak penuhi kondisi, seperti surat jalan dan surat sehat, ” ujarnya.

Ardi mengatakan, beberapa pengendara tersedia yang berusaha mengakali petugas. Caranya, adalah dengan mengganti pelat nomor asal Jakarta dengan domisili Jawa Tengah.

“Ada dengan modusnya mengganti pelat Jateng, ada yang disamarkan dengan tutup cermin film dan sebagainya. Jangan lakukan tersebut. Patuhi saja instruksi pemerintah, ” tuturnya.