VIVA   –Ketika mengemudi mobil, ada saja titik atau provinsi di sekitar kendaraan yang tidak bisa terlihat jelas oleh lengah. Ini memperbesar risiko bersenggolan secara kendaraan, atau bahkan pengguna pekerjaan lainnya.

Sayangnya, pilot terkadang sulit membuktikan bahwa organ atau pengguna jalan lain itu disenggol oleh mobilnya. Solusinya, mampu memakai kamera pengawas atau lebih dikenal sebagai kamera dasbor  ( dashcam ) oleh para pemilik kendaraan.

Aksesori ini biasanya dipasang di dasbor atau kaca depan arah dalam. Posisi kameranya dihadapkan ke arah depan, untuk merekam kejadian di sekitar saat mobil maju. Rekaman gambarnya, bisa dijadikan bahan bukti saat terjadi kecelakaan di sekitar kendaraan.

Pilihan dashcam saat itu beragam, mulai dari produk aftermarket datang yang ditawarkan sebagai aksesori formal dari pabrikan. Salah satu pilihannya, yakni SPA98001 Blackvue Cloud dengan dijual resmi oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Nusantara (MMKSI).

Baca selalu: Toyota Yakin Innova Baru, Bisa Laku 2 Ribu Unit bagi Bulan

Dashcam itu bisa dimanfaatkan konsumen Mitsubishi pada Indonesia untuk melacak posisi instrumen, merekam momen penting atau peristiwa di sekitar kendaraan, lalu tulisan yang dihasilkan bisa dijadikan metode bukti asuransi selama anda berkendara, bahkan untuk mecegah tindak pengingkaran lalu lintas.

Head of Aftersales Planning & Marketing Department MMKSI, Ronald Reagan mengatakan, karena ditawarkan jadi aksesori resmi maka pemasangannya biar dilakukan melalui jaringan bengkel Mitsubishi di Tanah Air.

“Pemasangan harus dilakukan di diler karena berkaitan dengan garansi. Jika pemasangan tak dilakukan diler resmi, bilamana terjadi kerusakan karena kesalahan cara pemasangan, maka diluar pertanggungjawaban MMKSI, ” ujarnya kepada VIVA Otomotif , Jumat 16 Oktober 2020.

Aksori Dashcam ini dibandrol Rp3, 97 juta belum termasuk PPN. Untuk proses pemasangan dan instalasinya pada dalam kabin mobil, dibutuhkan periode kurang lebih 30 menit mencuaikan diler-diler resmi.