VIVA   – Mercedes resmi meluncurkan Mercedes-Maybach S-Class generasi terbaru. Mobil yang jadi andalan kaum kaya ini muncul dengan banyak sekali fitur pelik dan mewah.

Dilansir  VIVA Otomotif   dari laman resmi Daimler , Sabtu 21 November 2020, kendaraan buatan Jerman tersebut menawarkan banyak hal baru yang bisa memanjakan penumpang.

Tampilan luarnya memang tidak banyak berubah, di bagian depan sedang mengusung  grille  Maybach serta penambahan logo di asas C.

Namun, dimensi mobil ini bertambah panjang dari versi sebelumnya. S-Class edisi Maybach memiliki panjang 5, 46 meter, sehingga ruang bermalas-malasan untuk penumpang menjadi sangat longgar.

Ada 10 warna yang bisa dipilih, dan masing-masing membutuhkan waktu satu pekan untuk pengecatannya. Pembeli juga disediakan opsi ukuran pelek, mulai dari 19-21 inci.

Masuk ke dalam kabin, maka nuansa layaknya kamar rumah mewah akan langsung terlihat. Jarak jok belakang & depan sangat jauh, sehingga penumpang bisa selonjor.

Photo:

  • Dok: Daimler

Sudut kemiringan kursi bisa diatur hingga 43, 5 derajat untuk bersantai. Ketika tak ada penumpang duduk di pendahuluan, maka jok sebelah sopir otomatis dimajukan hingga memberi ruang dengan lebih lega.

Konsumen bisa memesan fitur pembuka kesempatan elektronik ala Rolls-Royce, sehingga tidak perlu menyentuh tuas yang dirancang rata dengan bodi saat tidak dibutuhkan.

Jika kemaluan privasi atau merasa matahari sungguh-sungguh terik, cukup lambaikan tangan pada dekat pintu maka pelindung kaca akan muncul secara otomatis.

Satu hal unik dengan dipasang Mercedes, yakni sensor ban pengaman. Ketika penumpang duduk, maka ada alat kecil yang akan mendorong sabuk pengaman ke arahnya, sehingga ia tidak perlu bekerja banyak untuk meraih peranti keselamatan tersebut.

Sistem tata suara Burmester tidak hanya melantunkan lagu kesukaan secara 4 ukuran, namun juga mengeluarkan nada istimewa yang bisa menangkal bisingnya pandangan dari luar.

Tak disebutkan berapa banderol mobil tersebut, namun versi Maybach S560 yang ada di Indonesia saat itu ditawarkan Rp6 miliaran belum tercatat pajak.