VIVA   – Sebelum tumbuh Maruti Alto, pasar mobil pada India lebih dulu diisi sebab Maruti 800. Model ini menjelma kendaraan pribadi dengan penggerak depan pertama yang ada di negara tersebut, dan langsung mendapat respons meriah dari konsumen.

Penggunaan penggerak depan membuat konsumsi bahan bakar kendaraan jadi lebih irit, karena tenaga tidak menetapkan disalurkan ke roda belakang menggunakan perantara. Saat ini, hanya tersisa beberapa unit Maruti 800 yang kondisinya masih layak pakai.

Harga mobil mungil berkapasitas lima orang itu dalam status bekas pakai, yakni sekitar 75 ribu Rupee atau setara Rp14 juta. Nah, salah satunya telah dimodifikasi dengan cara yang pas ekstrem, sehingga performanya meningkat tajam.

Dilansir VIVA Otomotif  dari Cartoq , Rabu 24 Juni 2020, di kondisi standar  mesin tiga tabung 800cc yang terpasang mampu men torsi 71  Newton meter. Gaya tersebut cukup untuk menggerakkan instrumen dengan bobot 1 ton tersebut.

Modifikasi Maruti 800

Namun, oleh sang pemilik, Hemank Dabhade  mesin tersebut dikeluarkan daripada kompartemen. Sebagai gantinya, ia memasang dinamo listrik berkekuatan 19 kilo Watt, yang mampu menghasilkan torsi 54 Nm. Usai disalurkan melalui  torque converter , angkanya menjadi 378 Nm.

Alhasil, mobil kecil ini mampu mengungguli Toyota Fortuner bermesin bensin, yang hanya bisa menghasilkan torsi 245 Nm. Akselerasi Maruti 800 modifikasi itu jauh lebih unggul, karena bobotnya juga lebih ringan.

Sifat lain dari mobil tersebut, yaitu hanya menggunakan satu pedal. Bentuk pengeremannya diubah, sehingga saat injak-injak gas dilepas maka otomatis rem akan berfungsi. Teknologi ini banyak digunakan oleh para produsen instrumen listrik.