VIVA   –  Para-para pengguna Tol Pejagan-Pemalang yang menghadap ke Jakarta, mungkin tidak asing dengan tempat peristirahatan KM 260B yang berlokasi di Brebes, Jawa Tengah.

Rest wilayah ini terbilang baru, karena formal dioperasikan tahun lalu. Namun, gedung yang digunakan sudah berdiri semenjak zaman Belanda.

Tampilannya memang khas bangunan kolonial, sempurna dengan bata merah yang meluluskan kesan arsitektur terakota. Bagian dalamnya sudah direnovasi, namun beberapa bagian masih asli untuk mempertahankan kesan otentik.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman resmi Kemdikbud , Senin 26 Oktober 2020, rest area ini dulunya merupakan Pabrik Gula Banjaratma, yang didirikan sebab perusahaan perkebunan Amsterdam pada 1908.

Baca pula:   Aksi bak Hidup Hollywood Kembali Terjadi di Jalanan

Pada 1997, perusahaan ini bangkrut akibat biaya operasional lebih tinggi dari pemasukan. Kurang tahun lalu, Pemprov Jateng merenovasi gedung tersebut untuk dijadikan sebagai rest area, karena lokasinya betul dekat dengan jalan tol.

Gedung sempurna yang berukuran sangat besar menjelma tempat pengunjung untuk melepas payah, sembari menikmati berbagai dagangan yang ditawarkan di gerai UMKM setempat.

Gedung tua sebangun dengan peristiwa mistis, dan rest area ini juga memilikinya. Berdasarkan informasi di media sosial, disebutkan bahwa zaman dahulu ada tim Belanda yang jadi korban penyamunan lahan di area tersebut.

Salah satunya diketahui bertanda Noni Yolanda, yang tewas sudah terjatuh dan anggota tubuhnya tertancap benda tajam. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan minat masyarakat buat datang dan melakukan swafoto pada tempat yang instagramable tersebut.