VIVA   –  Selain Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan pedengan STNK menjadi pesyaratan mutlak yang harus dibawa ketika berkendara motor.

Meski demikian, ada kalanya pemilik kendaraan kurang teliti untuk menaruh surat-surat tersebut. Sehingga, bisa menyebabkan kerusakan atau apalagi STNK sepeda motornya menjadi lenyap. Jika sudah begini, pemilik kudu siap untuk mengurus surat-surat perdana, agar berkendara tetap nyaman.

Bagi yang tak bakal repot untuk mengurus STNK yang hilang atau rusak, bisa menggunakan layanan dari biro jasa. Dengan cara ini, pemilik kendaraan tak perlu repot dan cukup menyiapkan sejumlah uang sesuai biaya jasanya.

Iwan seorang staff dari kantor Biro Jasa di kawasan Bekasi menyebut, untuk pengurusan STNK yang habis ataupun rusak dikenai biaya uluran tangan Rp550 ribu, dengan waktu pengerjaan 14 hari kerja.

Baca juga:   Baru Setahun Dipakai, Mobil Sport Langka Itu Dilelang Online

“Biaya itu belum sama pajak ya. Kalau kondisi pajaknya panjang tapi STNK rusak atau hilang, tetap mau diurus biaya segitu, ” ujarnya kepada VIVA Otomotif, Selasa 30 Juni 2020.

Meski dibantu biro jasa, dia mengatakan, pemilik organ juga harus menyiapkan beberapa persyaratan yang dibutuhkan untuk pengurusannya, yakni BPKB asli, KTP Asli pantas BPKB, surat keterangan kehilangan, dan foto copy STNK.

“Foto copy STNK kalau enggak ada, nanti siapkan saja menjepret unit motornya. Terus untuk surat kehilangannya, kalau misalkan repot nanti bisa kami bantu urus, ” paparnya.

Sementara itu, sebuah kantor Biro Jasa pada Jakarta Timur menyebut jasa pengurusan STNK mencapai Rp650 ribu untuk, pengurusan di Samsat wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Pesyaratannya BPKB asli, KTP asli, foto copy STNK, surat kehilangan dari Polisi ya. Terus nanti untuk cek fisik dan kerangka, motor bisa dibawa ke wadah kami atau kami datang ke konsumen untuk gesek nomornya, ” tuturnya.