VIVA   –  Penarikan unit instrumen dari konsumen untuk dilakukan perubahan, biasa dilakukan oleh pabrikan otomotif ketika menemukan masalah atau kendala di produknya. Kegiatan ini lumrah masyarakat sebagai recall mobil.

Kali ini, recall dikerjakan oleh pabrikan Korea Selatan, Hyundai. Produk bermasalah tersebut adalah mobil listrik Kona, dan Nexo fuel cell. Keduanya diinformasikan di negara asalnya.

Pengecekan dan perbaikan dilakukan pada mobil Hyundai Kona dan Nexo fuel cell, lantaran ditemukan masalah pada unit komponen rem elektriknya. Tak setengah-setengah, jumlah total kendaraan yang menyelundup dalam daftar recall mencapai 50. 864 unit.

Melansir dari Carscoops , Selasa 8 Desember 2020, berdasarkan laporan dari departemen Transportasi Korea Selatan, sistem pengereman kedua mobil ini tidak berlaku dengan baik karena diduga ada cacat perangkat lunaknya.

Meskipun baru masuk dalam jadwal recall , belum ada laporan yang menyebut terjadi peristiwa kecelakaan akibat masalah dalam sistem rem elektrik yang dipergunakan Hyundai Kona dan Nexo fuel cell.

Mobil elektrik Hyundai Kona yang masuk dalam daftar recall , merupakan kendaraan produksi Mei 2019 sampai dengan November 2020, secara jumlah 40 ribu unit. Tatkala Nexo fuel Cell diketahui sebesar 1. 138 unit, produksi Januari 2018 sampai November 2020.

Sebelumnya, Hyundai juga mengumumkan recall mobil listrik Kona karena ditemukan separator di sel baterai rusak akibat kesalahan penerapan. Kondisi tersebut, berisiko menyebabkan terjadinya kebakaran.

Jumlah mobil listrik Hyundai Kona yang ditarik karena masalah baterai diketahui mencapai  25. 564 unit di rekan otomotif Korea, dan dijadwalkan bertambah dari 77 ribu unit yang lain dari seluruh dunia.

Baca juga: Servis Saat Musim Hujan, Pemilik Mobil Bisa Lulus Banyak.