VIVA   – Ada jutaan orang yang bekerja pada industri otomotif Indonesia, mulai dari pekerja pabrik tenggat tenaga pemasaran  yang bertugas di ratusan diler pada seluruh nusantara.

Saat pandemi melanda, mereka bukan satu-satunya yang terkena dampak dari turunnya nilai penjualan mobil dan motor. Ada juga mekanik serta teknisi, baik yang beroperasi di bengkel resmi maupun umum yang berkurang pemasukannya  akibat sepinya konsumen.

Tidak sedikit serupa bengkel yang terpaksa tutup atau membatasi jam operasionalnya, karena adanya Pemberlakuan Penyekatan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.