VIVA   –  Teknologi masa depan yang  dikombinasikan  dengan produk  otomotif, selalu memikat minat masyarakat Indonesia. Seperti dengan dilakukan oleh  pabrikan  mobil asal  China, yakni  Dongfeng  Sokon  ataupun biasa dikenal dengan nama  DFSK.

Meski awalnya penuh yang skeptis terhadap produk  otomotif  asal Negeri Tirai Bambu, namun  DFSK  di bawah bendera PT  Sokonindo  Automobile  akhirnya berhasil mematahkan  stigma  tentang mobil buatan  China.

Untuk melakukan itu,   DFSK  membawa senjata sari yang selama ini sudah mereka kuasai, yaitu teknologi. Hadir dengan resmi pada 2017 di  Cikande, Serang,   Banten, merek itu membekali pabrik dengan standar Industri 4. 0 sesuai harapan negeri.

Pabrik yang  berkonsep  modern serta terlihat di atas lahan seluas 20 hektare itu memiliki kapasitas penerapan hingga  50 ribu unit kendaraan setiap tahunnya. Investasi yang  dikucurkan  mencapai  US150  juta atau sama Rp2, 1 triliun.

Photo:

  • VIVA/Jeffry Yanto

Fasilitas canggih dipasang untuk mendukung  produksi kendaraan, dengan  menunggangi teknologi  robotik  dari proses pencetakan,   pengelasan, pengecatan,   perakitan, hingga kontrol kualitas kendaraan yang dihasilkan.

Tak hanya itu,   DFSK  juga  menghadirkan mitra penjualan yang tersebar pada seluruh daerah di Indonesia, serta berbagai aktivitas lain  untuk mengangkat mobilitas di Tanah Air. Seluruh itu dilakukan, demi melayani  keinginan konsumen sebaik mungkin.

“Tiga  tahun presensi menjadi bukti komitmen kami dalam melayani kebutuhan mobilitas di Indonesia. Kami lakukan sesuai dengan moto All for  Customers , di mana kepuasan konsumen adalah yang utama dan mau kami teruskan  di tahun-tahun berikutnya, ” ujar  Managing  Director  PT  Sokonindo  Automobile,   Franz  Wang  melalui keterangan resmi, dikutip  VIVA  Otomotif   Minggu 6  Desember 2020.

Robotik  bukan satu-satunya teknologi dengan dibawa  DFSK  ke Indonesia. Itu juga memiliki produk yang disematkan oleh  fitur  spesial  yang mau jadi standar di produk  otomotif  masa depan, yakni perintah pandangan yang hadir pada  DFSK  Glory  i-Auto.

Fitur  yang diberi nama  i-Talk  ini memungkinkan pengemudi dan penumpang untuk mengakses beberapa peranti hanya dengan suara. Contohnya menelungkupkan dan menutup  sunroof , mengubah suhu penyejuk kabin dan mengatur volume sistem hiburan.

Fitur  tersebut sangat disukai oleh anak-anak, karena mereka merasakan akhirnya bisa  berinteraksi  dengan kendaraan yang  dulunya  dianggap hanya sebagai alat transportasi semata. Adanya hubungan dua arah membuat  Glory  i-Auto  seolah jadi bagian dari anak pemiliknya.

Meski dikenal dengan sebutan Rajanya Mobil SUV, namun  DFSK  juga memiliki produk untuk segmen komersial. Bahkan, gaya yang ditawarkan juga ada yang sudah memakai teknologi masa aliran, yakni  DFSK  Gelora E  secara penggerak listrik.

Photo:

  • Viva. co. id/ Pius Mali