VIVA   –  Uji coba motor terbang  tetap dilakukan saat ini sejak berangkat dikenalkan di dunia pada 2017 lalu. Dengan harapan nantinya, organ anti macet ini dapat menjadi salah satu bagian dari kehidupan masyarakat di masa depan.

Namun, beradaptasi mengendarai mesin terbang atau hoverbike bukanlah hal yang mudah. Sebab, pengendara harus betul-betul mencapai di titik keseimbangan agung saat mengendarainya.  

Tidak seperti motor di timah, yang jika tak seimbang bisa terjatuh ke kanan atau ke kiri. Bila mengendarai motor amblas, pengendara bisa juga nyusruk atau terbalik apabila tidak seimbang dan jatuh dari udara.  

Hal itu pun kejadian baru-baru ini di Dubai, Uni Emirat Arab. Seorang polisi setempat, jatuh saat pertama saja terbang menggunakan hoverbike .  

Dikutip dari The Drive , Kamis 11 Juni 2020, sebuah video yang menunjukkan peristiwa itu. Video itu prima kali diunggah produsen hoverbike , Hoversurf, sebelum alhasil dihapus di akun resminya.  

Meski demikian video itu sudah terlanjur tersebar salah satunya di akun Youtube Videokings . Kecelakaan tes coba hoverbike riding Dubai itu pun heboh di dunia maya.  

Dalam video itu, sang polisi menggunakan Hoversurf S3. Motor terbang itu pada dasarnya berbentuk seperti sebuah drone besar yang dapat ditumpangi orang.  

Saat berangkat mengudara, sang polisih langsung melesat ke ketinggian 100 kaki ataupun sekitar 30 meter dari desa. Setelah itu, dia pun kematian kendali dan turun dengan segera pula.  

Pra menghantam daratan, dia pun terlihat bisa sedikit mengendalikan kecepatan mendarat. Meski demikian, motor terbang tersebut pun menjadi terbalik ke belakang menimpa sang polisi tersebut.  

Baca juga:   PSBB Transisi Boleh Bawa Penumpang, Ojol: Siapa yang Diangkut

Hoversuft mengungkapkan, kecelakaan itu terjadi karena kegagalan  mekanis. Di situs resminya, mereka menjelaskan kalau ketinggian aman S3 adalah pada kisaran 16 kaki.

Insiden itu pun diketahui tidak menyebabkan sang polisi cidera. Mujur, meskipun tertimpa hoverbike dia bisa menempatkan diri jatuh di posisi yang aman.

“Semua bentuk keselamatan bekerja dengan baik, serta pilot tidak terluka. Keselamatan merupakan perhatian utama kami. Berkat insiden seperti itulah desain kami menjadi lebih aman, ” kata Hoversurf.