VIVA   –  Walaupun masih menjadi polemik terkait letak pengecasan dan bangkai bekasnya, kendaraan listrik terusdikembangkan. Bahkan, wujudnya bukan cuma mobil atau bus saja, tetapi juga jenis sepeda-motor”> roda motor.

Kendaraan jentera dua yang dibuat lebih baru dan canggih itu, ada dengan mengadopsi wujud sepeda kayuh, serta ada pula yang dirancang ulang mengikuti produk sepeda motor pesawat konvensional yang banyak di pasaran.

Merek-merek otomotif dengan menjajakannya pun kian beragam, tiba yang berasal dari luar kampung, sampai buatan perusahaan lokal. Lupa satu merek yang diketahui menjajakan sepeda motor dan kayuh kuat listrik bernama Volta, yang gres ada sejak 2017.

Chief Executive Officer (CEO)  PT Volta Indonesia Dunia, Willty Awan mengatakan, seperti kendaraan jenis lainnya, sepeda motor serta kayuh yang dilengkapi perangkat elektronik sebagai jantung penggeraknya harus bisa membuat pengguna merasa aman. Sebab, jenis ini merupakan moda pemindahan baru yang sebelumnya tak sudah dikenal masyarakat.

“Dari sisi komponen tentunya masyarakat harus melihat serta memilih komponen yang memiliki standar mutu yang elok dan dapat dipertanggung jawabkan, ” ujarnya dalam keterangan yang dikutip VIVA Otomotif , Selasa 17 November 2020.

Besar atau kayuh yang dilengkapi penggerak motor listrik, kata tempat, tentu tak banyak berbeda cara pengoperasiannya. Justruk konsumen akan memiliki benefit, lantaran bisa mereduksi bea ganti oli, tune-up, busi, kampas serta komponen mesin lainnya.

“Tidak kelah penting, bonus berupa lingkungan dengan lebih bersih, ramah lingkungan, serta tidak berisik, ” paparnya.

Jajaran kendaraan ramah lingkungan dari merek lokal ini meliputi, Sepeda kayuh, motor roda dua dan tiga, serta alat pikulan listrik khusus yang dapat dimanfaatkan di dalam area pabrik, perkebunan, pertambangan dan lain-lainnya.

Kongsi ini diketahui juga baru merilis produk bernama  Volta New 100 yang merupakan penyempurnaan dari keluaran sebelumnya, dan sudah dilengkapi dengan Batteries Box untuk memberikan kemudahan ketika dilakukan pengecasan.