VIVA   – Stigma masyarakat Nusantara terhadap mobil yang mengusung merek dari China, zaman ini sudah jauh meluncur ketimbang beberapa tahun berarakan.

Hal ini bisa terjadi, berkat kegiatan para pabrikan  asal Tiongkok yang begitu serius merodok pasar otomotif di Tanah Air. Mereka tidak lagi hanya menawarkan produk dengan kehormatan murah, namun menyediakan taruhan layanan purna jual.

Seperti yang dilakukan oleh Wuling, di mana mereka mengucurkan investasi senilai puluhan triliun rupiah buat bisa bersaing dengan merek-merek Jepang yang sudah ada puluhan tahun di Nusantara.

Photo:

  • VIVA. co. id/Pius Mali

Pabrik Wuling dalam Indonesia.

Dengan pekerjaan vila yang sedemikian banyak, menjadikan diri sebagai salah utama pemain besar di pabrik otomotif nasional tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini pernah dilakoni kurang merek ternama, namun lalu mereka menyerah.